Home Halaman
LAMBANG DAERAH
I. BAGIAN LAMBANG
- Lingkaran (bingkai)
memakai dua strip/garis kecil segi lima. - Padi dan purun
- Senjata pusaka Raja
Tumpang dan telabang - Pita bertulis Selidah
II. WARNA DAN MAKNA LAMBANG
- Lingkaran (bingkai)
berwarna biru dan diantara dua strip berwarna kuning, segi lima dari bingkai
atau lingkaran ini mencerminkan dasar negara Pancasila dan asar Islam,
lingkaran bersambung menjadi satu, melambangkan persatuan yang teguh dan kokoh
dikalangan rakyat/ masyarakat/ - Padi warna kuning dan
purun warna hijau mencerminkan sandaran hidup sebagian rakyat / masyarakat
daerah ini adalah dari kedua jenis tanaman ini. - Senjata Pusaka Raja
Tumpang berwarna putih perak, hulunya berwarna hitam keabu-abuan, telabang
berwarna hitam pekat. Adapun warna raja tumpang melambangkan kemurnian dan
kesucian sedangkan warna hitam dari telabang lambang dari keteguhan, ketabahan
dan kekuatan hati. Raja tumpang dan telabang sebagai senjata pusaka dianggap
keramat yang setia setiap saat dan setiap waktu memberi ilham / mengilhami
rakyat dengan jiwa dan semangat patriot atau rasa kebangsaannya. - Pita bertuliskan
Selidah (pita berwarna merah dan jingga serta tulisan Selidah dengan warna
biru), melambangkan tali ikatan dalam hubungan kekeluargaan dan kata Selidah
bermakna satu dalam perkataan, perbuatan, ruhui rahayu, seia sekata, terapung
sama hanyut, terendam sama basah.