MARABAHAN – Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai Halaman Kantor Bupati Barito Kuala pada Senin (26/10/2026) pagi. Segenap jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengenakan seragam Pakaian Dinas Harian (PDH) mengikuti upacara bendera yang tidak sekadar menjadi rutinitas kedisiplinan, tetapi juga menjadi panggung apresiasi, refleksi pengabdian, dan evaluasi kinerja administratif daerah.
Rangkaian upacara ini diawali dengan sebuah prosesi membanggakan. Tepat setelah barisan diistirahatkan dan sebelum Pembina Upacara menaiki mimbar, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala memberikan apresiasi khusus atas purnanya tugas para pejabat daerah dalam Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026 di BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan. Momen istimewa ini ditandai dengan Penyerahan Surat Tanda Tamat Pelatihan (STPP) dan Penyematan PIN Alumni sebagai wujud pengakuan atas peningkatan kapasitas kepemimpinan birokrasi di lingkungan Pemkab Batola.
Memasuki agenda utama, Wakil Bupati Barito Kuala selaku Pembina Upacara menyuarakan pesan moral yang menggugah empati. Di tengah tantangan daerah yang sedang berjuang melakukan pemulihan, beliau menyerukan semangat solidaritas dan tanggap darurat kepada seluruh Pejabat Eselon, Fungsional, hingga staf pelaksana yang berhadir.
"Marilah kita berbuat kebaikan. Pada kondisi saat ini tentunya Bapak Ibu sekalian, bencana masih berlanjut. Marilah kita berikan yang terbaik semampu kita dalam menanggulangi bencana saat ini," tegas Wakil Bupati di hadapan barisan upacara.
Bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Barito Kuala, instruksi kemanusiaan tersebut sejalan dengan komitmen instansi dalam mengakselerasi inovasi Tata Kelola Digital Penyelamatan Arsip Bencana (TOPAN). Strategi Disperpusip dalam mendigitalkan serta mengamankan arsip-arsip vital pemerintahan dan masyarakat di masa krisis menjadi wujud nyata pelayanan adaptif yang diamanatkan oleh pimpinan.
Lebih jauh, Wakil Bupati menyentuh filosofi terdalam mengenai integritas pelayan masyarakat. Beliau mengingatkan bahwa setiap dedikasi akan membawa dampaknya masing-masing, dan dinamika dalam bertugas adalah siklus yang wajar.
"Karena prinsip kita memberikan yang terbaik, kita memberikan yang baik, tentunya juga nanti ada balasan. Kita memberikan yang buruk, tentunya juga nanti ada balasan. Tetapi kondisi baik, senang atau susah itu hanya sifatnya sementara. Teruslah berbuat baik," pesannya. Beliau kemudian memungkas arahannya dengan sebuah pengingat yang berkesan: "Kekuasaan hanya sementara. Tetaplah berbuat baik."
Setelah lagu nasional dikumandangkan dan doa penutup memohon kelancaran tugas dipanjatkan, acara dirangkai dengan pengumuman hasil pengawasan internal kearsipan daerah di penghujung kegiatan. Hasil evaluasi ini bukan sekadar deretan angka, melainkan kompas pendorong bagi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk terus berbenah dan memastikan tertib administrasi berjalan sesuai standar akuntabilitas.
Kolaborasi tiga agenda utama pada upacara bendera ini diharapkan menjadi suntikan motivasi yang solid bagi ASN Pemkab Barito Kuala untuk terus merawat integritas, menghadirkan inovasi, dan mendedikasikan bakti terbaik bagi kemajuan daerah.