
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Akreditasi Perpustakaan 2024, Rabu (20/11/2024).
Kegiatan yang bertempat di Lex Hotel Banjarmasin ini dihadiri oleh kepala perpustakaan sekolah, pengelola perpustakaan desa, dan perwakilan dari berbagai instansi terkait.
Dalam sambutannya, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Fahriana, yang mewakili Sekretaris Daerah Batola, menegaskan pentingnya akreditasi sebagai standar kualitas layanan perpustakaan.
“Akreditasi adalah tolok ukur untuk memastikan perpustakaan memenuhi standar yang diakui. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata komitmen untuk menghadirkan layanan informasi berkualitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Fahriana juga menekankan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia (SDM).
Dengan akreditasi, diharapkan perpustakaan dapat menjadi pusat literasi yang mendukung peningkatan mutu pendidikan dan penelitian.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batola, Siti Aminah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan mutu pengelolaan perpustakaan.
“Bimtek ini memberikan pengetahuan dan keterampilan terkait standar-standar akreditasi. Dengan akreditasi, perpustakaan dapat meningkatkan daya saing, baik dari segi koleksi, fasilitas, hingga pengelolaan sumber daya manusia,” tuturnya.
Aminah mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan berharap implementasi dari pelatihan ini dapat diterapkan di perpustakaan masing-masing.
Bimtek ini menghadirkan narasumber berpengalaman, antara lain Muhammad, dari Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kota Banjarmasin, dan Abdillah, dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan.
Mereka memaparkan berbagai materi penting, mulai dari manajemen perpustakaan hingga langkah-langkah strategis untuk mendapatkan akreditasi.
Di sela kegiatan, Fahriana mengungkapkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pengembangan SDM.
“Perpustakaan adalah elemen vital dalam mencetak generasi emas yang mampu menjawab kebutuhan SDM masa depan. Dengan Bimtek ini, kita berharap perpustakaan di Batola dapat benar-benar menjalankan fungsinya sebagai pusat informasi dan pendidikan,” harapnya.