Marabahan – Selasa, 05 Desember 2023 Bimbingan Teknis Pendalaman Aplikasi Srikandi Bagi Dinas dan Badan Kabupaten Barito Kuala di Hotel Harper Banjarmasin. Dengan narasumber Bapak Muamar dari Disperpusip Provinsi Kalimantan Selatan di hadiri Oleh Pj. Bupati Batola atau di wakilkan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Bapak. Mawarni, Kepala Dinas Perpustakaaan dan Kearsipan, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan Kepala Bidang Kearsipan beserta staf Kearsipan Disperpusip Batola.

Pada Acara Bimtek Pendalam Aplikasi Srikandi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ibu Hj. Siti Aminah, S.AP, membuka acara dengan membacakan Laporan Kegiatan, maksud acara bimtek ini beliau menyampaikan bimtek pendalaman aplikasi Srikandi guna untuk meningkatkan kualitas pelayanan public dalam penyelenggaraan / pengelolaan dan pemanfaatan arsip yang autentik dan terpercaya, mudah diakses sebagai alat bukti yang sah dan didukung oleh tenaga – tenaga yang professional dan terampil.

Tujuan dari bimtek pendalaman aplikasi srikandi untuk meningkatkan kinerja organisasi pada SKPD lingkup Pemerintahan Kab. Batola dan menjamin terciptanya arsip pada pencipta arsip yaitu dari kegiatan yang dilakukan oleh Lembaga negara, pemerintahan daerah, Lembaga Pendidikan, Perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan dan perorangan serta ANRI sebagai penyelenggara kearsipan nasional.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Bapak Mawarni dalam sambutan menyampaikan bahwa sebenarnya Aplikasi Srikandi sudah lama di launching atau di beri bimtek, tapi mungkin  karena terlalu lama dan jarang digunakan di SKPD sehingga banyak yang lupa alur penggunaan aplikasi srikandi, dengan di adakan bimtek pendalaman aplikasi srikandi pada hari ini mungkin peserta dari SKPD dapat memahami aplikasi ini serta digunakan dengan baik dan benar.

Seperti yang kita ketahui bahwa aplikasi Srikandi merupakan program untuk mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Aplikasi Srikandi memiliki banyak manfaat, antar lain mendukung pengelolaan arsip dan tata Kelola Pemerintahan Berbasis Elektronik, memudahkan penyimpanan dan penemuan Kembali arsip, penghematan kertas juga menghemat anggaran, mengatasi arsip yang menumpuk dan memudahkan koordinasi dan komunikasi serta pengiriman dokumen antar Dinas.

Oleh karena itu saya instruksikan Kembali pada seluruh pimpinan SKPD, agar Aplikasi Srikandi ini segera dijalankan serta diimplementasikan. (ucap Bapak Mawarni).

Kemudian Narasumber dari Dispersip Provinsi Bpk. Muamar, Beliau juga menyampaikan tentang penerapan Sistem Pelayanan Berbasis Elektronik (SPBE) salah satunya PERPRES Nomor 95 Tahun 2018 adalah upaya Pemerintah Indonesia untuk memodernisasi sektor pemerintahan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Dengan penggunaan teknologi yang tepat, diharapkan pelayanan publik dapat lebih efisien, transparan, dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara lebih baik. SRIKANDI bertujuan untuk melakukan inovasi perihal kearsipan sehingga mempermudah dalam membuat naskah dan proses pengiriman keluar, menerima serta menjadwalkan naskah yang telah diterima sehingga dapat mendisposisikan naskah yang diterima.

Beliau berharap disetiap SKPD menyiapkan 3 orang untuk mengelola aplikasi srikandi, 1 orang sebagai pencatat surat, 1 orang admin srikandi, dan 1 orang sebagai arsiparis.