DISPERPUSIP BATOLA BERBAGI CERIA (TRAUMA HEALING) KEPADA KORBAN BANJIR DI POSKO PENGUNGSIAN KABUPATEN BARITO KUALA

MARABAHAN – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Kuala mengirimkan dua buah armada mobil perpustakaan keliling untuk berkunjung ke posko pengungsian korban banjir. Kegiatan tersebut dalam rangka pemulihan trauma pasca banjir atau traumatik healing yang mana pemulihan trauma tersebut sangat dibutuhkan anak-anak korban banjir di Barito Kuala.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Kuala Siti Aminah, S.AP mengatakan, kegiatan ini merupakan perpustakaan keliling yang mana sekaligus upaya pengenalan perpustakaan yang ditujukan untuk menumbuhkan minat budaya baca dan literasi anak-anak. Kunjungan ini diharapkan dapat membantu memulihkan trauma anak-anak korban banjir melalui pendongeng yang interaktif dan buku bacaan yang berkualitas.

“Pascabencana banjir tentunya meninggalkan trauma kepada para korban, oleh karena itu kami memberikan bantuan yang bersifat psikososial untuk mengembalikan semangat belajar pascabencana dan ditengah pandemi covid-19” katanya dalam kunjungan ke posko pengungsian, Kamis (4/2).

Disperpusip menggandeng Ketua Yayasan Al Zikri sebagai Pendongeng Interaktif untuk memberikan hiburan edukatif bagi anak-anak korban banjir. Mobil keliling berkunjung ke 2 posko pengungsian yang pertama posko yang berada di Kecamatan Cerbon dan yang kedua posko yang berada di Desa Batik Kecamatan Bakumpai.

Posko Pengungsian Desa Batik Kecamatan Bakumpai

“Giat saya hari ini, ikut dalam kegiatan Disperpusip Kab. Batola Berbagi Ceria (Trauma Healing) di posko pengungsian korban banjir Kabupaten Barito Kuala. Turut senang Berbagi Kebahagian dan dapat menyampaikan bahwa buku itu gudang ilmu, bercerita dan kontak langsung dengan anak-anak. Karena mereka tetap butuh hiburan yang pengaplikasiannya lewat bermain seraya belajar dan belajar seraya bermain. Harapannya semoga setelah mereka kembali ke tempat tinggal masing-masing tetap bisa mengingat dan menerapkan apa yang telah saya sampaikan lewat bercerita dengan pesan-pesan yang berefek baik pada anak” katanya Fitri Asih Thamrin, Kamis (4/2).

Total penerima manfaat kunjungan Disperpusip Kab. Batola ini kurang lebih sebanyak 130 orang. Akibat dari musibah banjir ini banyak fasilitas sekolah dan rumah warga yang terendam. Oleh karena itu dengan hadirnya Disperpusip Kab. Batola dapat mengembalikan semangat belajar anak-anak.

Sebelumnya, Disperpusip Kab. Batola sudah lebih dulu menyalurkan bantuan untuk korban banjir yang berpusat di Posko Mahatama yang terletak di Kecamatan Mandastana. Bantuan tersebut berupa makanan yang sudah siap untuk dikonsumsi.

Ke depannya, Disperpusip Kab. Batola berencana menggandeng Duta Baca Kabupaten Batola  dan Komunitas Literasi Barito Kuala untuk terjun bersama dalam rangka pemulihan trauma pasca banjir atau traumatik healing. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat berguna untuk meningkatkan semangat belajar anak-anak serta menumbuhkan budaya baca dan listerasi di Kabupaten Barito Kuala.

Penanggung Jawab Redaksi       :  Siti Aminah. S.AP

Sekretaris Redaksi                       :  Drs. Muhammad Yusran

Redaktur Pelaksana                    :  Achmad Isa Anshari, S.Sos, MT

Redaktur                                       :  Jakaria Kastalani, S.Sos, MM

Penulis Berita                              :  Razief Hermawan, S.I.Kom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *